Pekalongan (7/9) – Sebanyak 119 atlet UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan resmi dilepas untuk berlaga dalam Porsi Jawara II 2026. Pelepasan tersebut dirangkaikan dengan pembinaan kontingen di Ballroom Gedung Rektorat Lantai 3, Senin (7/9/2026), dengan mengusung tema “Satu Langkah, Seribu Manfaat untuk Prestasi dan Kehormatan Kampus”. Kegiatan dihadiri para atlet, koordinator serta coach masing-masing cabang lomba.
Rektor UIN Gus Dur, Zaenal Mustakim, berpesan agar seluruh kontingen bertanding dengan penuh percaya diri dan membawa nama baik kampus. Ia menegaskan, perjuangan meraih prestasi telah dimulai sejak proses latihan dan persiapan.
“Salam olahraga! UIN Gus Dur juaranya Jawara. Kita harus percaya diri, jangan minder, dan jangan takut dengan lawan. Taklukkan diri kita sendiri, berikan yang terbaik, jaga kekompakan, dan junjung sportivitas,” tegasnya.
Zaenal juga menargetkan kontingen UIN Gus Dur mampu menembus lima besar. Ia mengingatkan para atlet untuk tetap fokus, tidak menyerah, serta menghargai lawan selama pertandingan. Dukungan sivitas akademika juga diharapkan menjadi energi bagi kontingen untuk berjuang membawa nama UIN Gus Dur.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Gus Dur, Shinta Dewi Rismawati, mengapresiasi mahasiswa yang telah terpilih sebagai delegasi. Ia meminta seluruh kontingen menjaga kedisiplinan, kesehatan, dan sportivitas selama mengikuti perhelatan tersebut.
“Terima kasih sudah menyiapkan diri dengan baik. Kalian adalah delegasi terbaik UIN Gus Dur. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kalau bisa masuk enam besar, itu sudah luar biasa. Yang paling penting, disiplin dalam latihan mau pun berkegiatan, dan harus selalu tepat waktu,” ujarnya.
Ketua Kontingen Porsi Jawara 2026, Luthfi Maulana, melaporkan bahwa kontingen UIN Gus Dur terdiri atas 119 mahasiswa, didampingi 31 koordinator dan coach yang tersebar pada masing-masing cabang lomba.
Pembinaan dan pelepasan ini menjadi bekal untuk memantapkan kesiapan kontingen sebelum berlaga. Dengan semangat, kekompakan, dan sportivitas, para atlet diharapkan mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus membawa nama baik UIN Gus Dur dalam Porsi Jawara II 2026.
Penulis : Sri Lestari
Editor : Rahma Aulia Irmiati
Redaktur : Tim Kerja Humas
Rektor UIN Gus Dur, Zaenal Mustakim, berpesan agar seluruh kontingen bertanding dengan penuh percaya diri dan membawa nama baik kampus. Ia menegaskan, perjuangan meraih prestasi telah dimulai sejak proses latihan dan persiapan.
“Salam olahraga! UIN Gus Dur juaranya Jawara. Kita harus percaya diri, jangan minder, dan jangan takut dengan lawan. Taklukkan diri kita sendiri, berikan yang terbaik, jaga kekompakan, dan junjung sportivitas,” tegasnya.
Zaenal juga menargetkan kontingen UIN Gus Dur mampu menembus lima besar. Ia mengingatkan para atlet untuk tetap fokus, tidak menyerah, serta menghargai lawan selama pertandingan. Dukungan sivitas akademika juga diharapkan menjadi energi bagi kontingen untuk berjuang membawa nama UIN Gus Dur.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Gus Dur, Shinta Dewi Rismawati, mengapresiasi mahasiswa yang telah terpilih sebagai delegasi. Ia meminta seluruh kontingen menjaga kedisiplinan, kesehatan, dan sportivitas selama mengikuti perhelatan tersebut.
“Terima kasih sudah menyiapkan diri dengan baik. Kalian adalah delegasi terbaik UIN Gus Dur. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kalau bisa masuk enam besar, itu sudah luar biasa. Yang paling penting, disiplin dalam latihan mau pun berkegiatan, dan harus selalu tepat waktu,” ujarnya.
Ketua Kontingen Porsi Jawara 2026, Luthfi Maulana, melaporkan bahwa kontingen UIN Gus Dur terdiri atas 119 mahasiswa, didampingi 31 koordinator dan coach yang tersebar pada masing-masing cabang lomba.
Pembinaan dan pelepasan ini menjadi bekal untuk memantapkan kesiapan kontingen sebelum berlaga. Dengan semangat, kekompakan, dan sportivitas, para atlet diharapkan mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus membawa nama baik UIN Gus Dur dalam Porsi Jawara II 2026.
Penulis : Sri Lestari
Editor : Rahma Aulia Irmiati
Redaktur : Tim Kerja Humas